Cara Mengobati Rematik Dengan Jahe Dan Manfaatnya

Cara mengobati rematik dengan jahetidaklah sulit. Bahan alami seperti jahe bisa dijadikan solusi yang cukup ampuh untuk mengatasi penyakit yang satu ini.

Pengertian Rematik

Lalu apa yang dimaksud dengan rematik artritis apa penyebabnya? Penyakit rematik artritis merupakan gangguan yang menyerang sendi sehingga menimbulkan rasa kaku, peradangan, dan rasa sakit. Ini termasuk penyakit autoimun yang terjadi karena faktor lingkungan dan genetis.

Pada kasus yang kronis, ini dapat berefek pada fungsi tubuh seorang pasien. Misalnya mereka tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Pasien yang memiliki kasus kronis seperti ini harus segera mendapatkan penanganan kesehatan seperti pergi ke dokter.

Namun bagi tidak terlalu parah, biasanya masyarakat lebih memilih mengobati sendiri. Pengobatan secara tradisional atau alami menjadi pilihan yang cukup umum dilakukan oleh penderita penyakit ini. Termasuk dengan cara mengobati rematik dengan jahe yang akan dibahas dalam artikel ini.

Pengobatan Rematik Dengan Jahe

Bahan-bahan alami bisa menjadi jawaban bagi permasalahan kesehatan manusia. Sejak zaman kuno, tumbuh-tumbuhan menjadi bahan dasar dari pengobatan untuk penyakit. Ada banyak literatur medis kuno yang menyebutkan tentang penggunaan tumbuh-tumbuhan. Jahe menjadi salah satu tanaman yang dikenal berperan dalam mengobati penyakit. Misalnya saja penyakit rematik ditandai dengan gejala nyeripada sendi tubuh.

Jahe sendiri merupakan tanaman asli dari Asia Tenggara, China, Karibia, dan Afrika Barat. Jahe sendiri merupakan jenis tanaman rimpang dengan rimpang yang berbentuk jemari menggembung. Di Indonesia, jahe banyak digunakan baik untuk minuman, makanan, ataupun pengobatan tradisional.

Peran Jahe Dalam Pengobatan Rematik Artritis

  1. Jahe Mengurangi Peradangan

Peradangan merupakan salah satu ciri penyakit rematik. Peradangan tersebut bisa diobati dengan bahan yang mengandung zat anti peradangan seperti pada jahe. Dalam sebuah studi, kombinasi antara gingerol pada jahe dan minyak essential dari ekstrak jahe dapat mengurangi masalah peradangan yang terjadi pada rematik artritis.

  1. Jahe Memiliki Kandungan Antioksidan

Jahe mengandung zat antioksidan yang bisa membantuk mengatasi kerusakan pada jaringan tubuh. Kerusakan pada jaringan bisa terjadi karena rematik sehingga perlu untuk dicegah. Cara mengobati rematik dengan jahe salah satunya bisa dengan memakan meminum ekstraknya sehingga zat antioksidan pada jahe bisa masuk ke dalam tubuh.

  1. Jahe Meredakan Rasa Sakit Pada Rematik

Rasa sakit pada rematik sering diaasi dengan menggunakan obat-obatan medis pereda nyeri. Namun sebenarnya hal tersebut juga dapat diatasi dengan jahe. Jahe sendiri mengandung zat anti-nociceptive yang bisa meredakan rasa sakit.

  1. Jahe Mencegah Komplikasi Karena Rematik

Rematik bisa menyebabkan berbagai komplikasi penyakit dalam tubuh, melebihi bagian tulang dan sendi saja. komplikasi tersebut bisa berhubungan dengan masalah jantung, paru-paru, ginjal, dan lain-lain. Jahe sendiri menurut penelitian bisa melindungi tubuh dalam mencegah berbagai komplikasi yang berkaitan dengan penyakit ini.

Jahe Dalam Pengobatan Rematik

Setelah mengetahui tentang manfaatnya lalu bagaimana sebenarnya cara mengobati rematik dengan jahe? Jahe sendiri merupakan makanan yang mudah hancur. Jadi bisa digunakan dalam bentuk jus, bubuk, pasta, potongan, atau ektraks yang berguna untuk pengobatan rematik artritis.

Bubuk jahe, irisan jahe, ataupun pasta dapat ditambahkan pada sup ataupun makanna yang lainnya. Pada makanan Indonesia sendiri ada beberapa masakan yang memang menggunakan jahe, seperti sayuran tumis dengan jahe. Selain itu jahe juga bisa dijadikan minuman dengan cara memasukkan irisan jahe ke dalam air hangat, atau merebusnya.

Salah satu cara mengobati rematik dengan jahe yaitu dengan membuat jus jahe yang ditambahkan ke jus sayuran ataupun jus buah. Cukup 1 sampai 2 sendok makan saja dalam bentuk jus ini. Seperti yang kita tahu rasa jahe sendiri cukup kuat, kandungannya sendiri sudah mencukupi dalam dua sendok saja sehingga tidak perlu terlalu banyak.

Selain itu irisan jus jahe dapat direbus bersama dengan air atau teh. Campuran air jahe tersebut bisa diminum dalam keadaan dingin ataupun panas. Penggunaan jahe dalam minuman cukup efektif dalam pengobatan rematik, serta rasanya juga enak.

Saat ini cara mengobati rematik dengan jahe juga dapat ditemukan dalam bentuk ekstrak yang dimasukkan ke dalam kapsul atau bentuk tetes. Sekitar 25-30 tetes ekstrak jahe direkomendasikan dua sampai tiga kali dalam sehari. Secara umum cara mengobati rematik dengan jahe perlu memperhatikan dosisnya yaitu sekitar 250 mg jahe dapat digunakan sehari sebanyak 3-4 kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *