0 item in the bag

No products in the cart.

Diskon besar di banyak kategori produk.

Penyebab Rematik Di Usia Muda Dan Pengobatannya

Rematik biasanya dialami oleh orang tua atau lansia. Penyakit rematik ditandai dengan gejala nyeri pada persendian tubuh. Tanda tanda penyakit asam urat dan rematik kadang sama namun rematik disebabkan karena gangguan sistem imun tubuh. Tak hanya orang tua ternyata saat ini banyak juga orang usia muda yang mengalaminya. Lalu apa penyebab rematik di usia muda? Berikut ini pembahasannya.

Wajarkah Rematik Di Usia Muda?

Rematik yang sering dihubungkan oleh orang dengan usia tua yaitu 30 sampai 80 tahun ternyata bisa terjadi di usia muda. Hal tersebut ternyata saat ini lebih umum terjadi daripada sebelumnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, orang-orang dengan usia 20an juga bisa mengalami rematik dengan perbandingan 1 banding 714 untuk wanita dan 1 dibanding 2.778 untuk pria.

Penyebab rematik di usia muda belum diketahui secara pasti. Rematik sendiri berkaitan dengan penyakit autoimun pada tubuh yaitu sistem imun yang salah menyerang jaringan tubuh itu sendiri. Namun ada beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan terjadinya rematik ini.

Berikut beberapa faktor risiko munculnya rematik.

  1. Genetis

Faktor genetis menjadi salah satu risiko munculnya penyakit rematik. Jadi jika dalam sebuah keluarga ada yang menderita penyakit ini maka anggota kelaurga yang lain bisa memiliki kemungkinan untuk menderitanya.

  1. Berat Badan

Berat badan yang berlebihan bisa membuat bagian tulang rawan sendi menjadi lebih cepat rusak. Jadi bagi yang memiliki berat badan berlebihan atau obesitas maka kemungkinan akan lebih cepat menderita rematik.

  1. Cedera Dan Penggunaan Berlebih

Pergerakan tubuh yang telalu sering juga bisa menjadi faktor risiko munculnya penyakit pada sendi. Misalnya jika terlalu banyak melakukan suatu gerakan karena berprofesi sebagai atlet sejak muda.

Rematik di usia muda biasanya lebih menyulitkan, ini karena aktivitas yang umumnya padat. Mereka cenderung mengalami kesulitan tak hanya secara fisik, namun juga mental. Pengobatan yang tepat dan tidak terlambat diperlukan sehingga penderita dapat secara tepat memulihkan kondisinya tersebut.

Pengobatan Rematik

Pada penderita usia muda, mereka biasanya mencoba untuk tidak percaya dengan kondisinya. Jadi rasa sakit yang diderita kadang hanya disembuhkan seadanya seperti menggunakan obat-obatan pereda nyeri atau obat oles. Penyebab rematik di usia muda yang kadang tidak mereka mengerti akan membuat sebagian orang tak berusaha secepatnya melakukan pengobatan yang benar.

Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan jika menderita atau mendapatkan gejala rematik.

  1. a. Pergi Ke Dokter Secepatnya

Saat merasa ada kesalahan pada kondisi tubuh sepert rasa sakit yang berlebih dan berlangsung lama maka perlu segera pergi ke dokter. Dokter nantinya akan memberikan diagnosis tentang penyakit yang diderita misalnya penyakit rematik ini. Semakin cepat didiagnosis maka pengobatan akan lebih mudah dilakukan.

  1. Mengedukasi Diri Sendiri

Cobalah untuk mempelajari tentang penyakit yang rematik yang diderita. Saat ini ada banyak informasi yang bisa didapat melalui situs online khusus tentang rematik, baik berbahasa Indonesia ataupun berbahasa Inggris. Banyak hal yang bisa dipelajari seperti penyebab rematik di usia mdua sampai pada pengobatannya.

  1. Mementingkan Pengobatan

Penderita rematik di usia muda cenderung tidak terlalu mementingkan pengobatan daripada orang yang sudah tua. Jika obat yang harusnya diminum tiba-tiba dihentikan dalam waktu lama maka tidak akan efektif lagi jika kemudian meminumnya lagi.

Menurut penelitian ditemukan bahwa penderita rematik pada rentang usia 18 sampai 34 tahun sebanyak 5% berhenti meminum obat atau tidak pernah menuntaskan obat mereka sama sekali. Ini berbeda dengan orang dengan usia di atas 65 tahun yang hanya 16% saja yang tidak menuntaskan obat mereka. Jadi penting sekali untuk meminum obat yang diresepkan agar penyakit yang diderita tidak bertambah parah.

  1. Olahraga

Penderita rematik ternyata juga boleh berolahraga seperti biasa. Olahraga yang disarankan untuk mengurangi rasa sakit karena rematik adalah olahraga peregangan seperti yoga atau tai chi. Otot yang kuat juga akan mendukung sendi berfungsi sebagai mana mestinya.

Jadi meskipun penyebab rematik di usia muda tidak bisa diketahui dengan pasti karena berhubungan dengan sistem imun tubuh, namun penderita masih bisa memulihkan kondisinya dengan medis. Penderita di usia muda juga tak perlu takut karena jika ditangani dengan baik maka kondisinya bisa membaik.

Leave a response

Need help? Let's chat with us!

CS Indra

Hi, Ada Yang bisa Kami Bantu ? 00.00